Slot Dana 5000 — Sebuah insiden terjadi di Stasiun Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (4/1) siang. Sekitar pukul 12.30 WIB, terpantau percikan api yang berasal dari kabel instalasi listrik di atap kanopi Jalur VIII stasiun tersebut.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengambil langkah-langkah pengamanan menyusul laporan dari Petugas Pengatur Acara Kereta Api (PPKA) Bogor. Dalam waktu tiga menit, tepatnya pukul 12.33 WIB, koordinasi intensif telah dilakukan dengan berbagai pihak terkait, termasuk PLN, untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat.
Langkah Antisipasi untuk Keselamatan Penumpang
Sebagai bentuk kehati-hatian dan prioritas utama terhadap keselamatan, KAI Daop 1 Jakarta langsung menerapkan sejumlah tindakan. Kereta Api 1014 yang saat itu berada di Jalur VIII segera dilangsir menjauh dari area yang terdampak percikan api.
Selain itu, area Jalur VIII Stasiun Bogor juga langsung disterilkan dari aktivitas penumpang. Langkah ini diambil untuk meminimalisir segala potensi risiko dan memastikan tidak ada korban jiwa.
Situasi Kembali Normal dan Aman
Upaya penanganan yang terkoordinasi membuahkan hasil. Pada pukul 12.57 WIB, atau kurang dari setengah jam setelah kejadian, percikan api dinyatakan telah padam sepenuhnya. Kondisa di lokasi pun dinyatakan sudah aman dan terkendali.
Franoto menegaskan komitmen KAI dalam menjaga keselamatan operasional dan penumpang. “KAI Daop 1 Jakarta bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Tujuannya untuk memastikan situasi terkendali serta tidak membahayakan operasional perjalanan kereta api maupun keselamatan penumpang,” tegasnya. Insiden ini kembali mengingatkan bahwa prosedur keselamatan dan respons cepat menjadi kunci dalam operasional transportasi massal.